Home Berita

The News

Kakek Berusia 106 Tahun Terima Gelar Diploma

KOMPAS.com – Seorang kakek berusia 106 tahun yang putus sekolah karena harus membantu ibu dan kelima saudaranya akhirnya mendapat ijazah sekolah menengah atas.

Frank Butler mendapat gelar pemberian diploma kehormatan dalam upacara khusus di Beverly High School, Amerika Serikat. Dengan emosional dia mengucapkan terima kasih atas pemberian diploma kehormatan itu.

“Saya tidak pernah memperkirakan akan mendapatkan seperti ini. Saya benar-benar menghargainya,” tuturnya seperti dikutip The Boston Globe.

Diploma yang diperolehnya ditaruh di atas pahanya karena dia duduk di kursi roda dan dengan jarinya yang ringkih dia memegangnya. Wajahnya, seperti dilaporkan The Boston Globe, penuh kegembiraan.

Tekankan pentingnya pendidikan

Share

Read more...

Mendikbud: Mahasiswa menjadi Prioritas Utama

Jakarta, 1 Maret 2013-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengkritisi kegiatan kemahasiswaan yang terpinggirkan di kampus. “Paradigmanya harus digeser ke student first,” ujar Nuh saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan dan Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah I-XII di Gedung D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Nuh mengungkapkan bahwa kegiatan kemahasiswaan harus dikedepankan. Rakornas dengan tema “Konsolidasi dan Optimalisasi Program Kemahasiswaan” ini berlangsung hingga 3 Maret 2013. Berbagai kebijakan terkait program kemahasiswaan 2013, dibahas dalam kegiatan ini.

Pimpinan perguruan tinggi dituntut untuk merumuskan kegiatan kemahasiswaan yang bermuara pada tiga aspek utama yaitu pengetahuan (knowledge), sikap (attitude) dan keterampilan (skill). Nuh berpesan agar kampus selalu menumbuhkan optimisme mahasiswa. “Hal yang juga penting adalah tumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap tanah air,” ucap mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini. Nuh yakin mahasiswa dan kampus yang berkualitas mampu meningkatkan kemajuan bangsa Indonesia.

Share

Read more...

Tawaran Mengikuti Festival Film Indonesia 2013

Dalam rangka pengembangan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang seni khususnya film, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan program Festival Film Mahasiswa Indonesia (FFMI).
FFMI adalah suatu kegiatan yang diharapkan menjadi cikal bakal bagi munculnya calon-calon pembuat film masa depan yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi terbaiknya bagi bangsa. Festival ini diharapkan menumbuhkembangkan kreativitas mahasiswa Indonesia dengan memberi ruang ekspresi seni, komunikasi, sosial dan budaya melalui kegiatan yang bermanfaat bagi pembentukan pola pikir, sikap, dan perilaku yang positif.
Dir
ektorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mengundang mahasiswa yang terdaftar dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak dalam bidang seni/film untuk berpartisipasi dalam kegiatan FFMI. Berkenaan dengan hal itu, kami mohon bantuan Saudara untuk dapat meyeleksi film hasil karya mahasiswa UKM. Dalam penyelenggaraan FFMI, setiap perguruan tinggi maksimal mengirimkan 3 (tiga) kategori film (fiksi, dokumenter dan atau animasi) dimana 1 (satu) kategori 1 (satu) judul film dengan ketentuan sebagai berikut:

Share

Read more...

Jumlah Karya Tulis Indonesia Meningkat

Bojongsari, 11 Februari 2013-Menteri Pendidikan dan kebudayan Mohammad Nuh, dalam jumpa pers Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2013, hari ini (11/2) menerangkan bahwa jumlah karya tulis Indonesia mengalami peningkatan yang cukup berarti. “Sekarang kita sudah mengalahkan Vietnam dan beberapa negara lainnya, jumlah naiknya sekitar 3000-an,” jelas Mendikbud

Menurut Mendikbud peningkatan tersebut merupakan hal yang patut diapresiasi mengingat pada awal milenium hingga beberapa tahun kebelakang grafik karya tulis Indonesia terhitung statis dan tidak mengalami peningkatan. “Hasil ini harus kita syukuri meskipun kita sendiri tentunya belum puas,” sahut Mendikbud.

Peningkatan ini menurut Mendikbud mengindikasikan bahwa surat edaran Dirjen Pendidikan Tinggi no: 152/E/T/2012 perihal publikasi ilmiah yang berisi kewajiban menulis karya ilmiah atau makalah pada jurnal ilmiah bagi lulusan program Sarjana, program Magister pada jurnal nasional yang terakreditasi Dikti dan program Doktor pada jurnal internasional berhasil memberi dampak positif sekaligus mendongkrak peningkatan hasil karya ilmiah di Indonesia.

Kabar lainnya yang mengembirakan adalah meingkatnya kualitas pendidikan Indonesia menurut data yang terakhir dirilis oleh OECD pada bulan Februari 2013. “Menurut data OECD dirilis terakhir, posisi pendidikan Indonesia mengalami peningkatan, pada equality kita meningkat 7 % dan pada performance pendidikan kita meningkat 30 %, hal ini pun harus kita syukuri,” ucap Mendikbud.

sumber :  http://www.dikti.go.id

Share

Mahasiswa Indonesia Juara Pertama Festival Pemuda Dunia di India

 

Jakarta — Mahasiwa Indonesia berhasil merebut juara pertama even budaya pada Festival Pemuda Dunia atau International Youth Festival 2012-2013 di Pune, India, pada 10 Februari lalu. Prestasi ini mereka raih setelah menampilkan Tari Saman dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Mereka berhasil menyisihkan  pesaing dari 25 negara peserta.

Hal ini disampaikan oleh Konsul Jenderal RI Mumbai, India, Indra Kesuma Oesman, melalui siaran pers yang diterima oleh Pusat Informasi dan Humas, Kemdikbud, Jumat (15/2/2013).

Indra mengatakan, ajang tahunan ini diselenggarakan oleh Universitas Pune. Pelaksanaannya mendapatkan sambutan luar biasa dari 1.000 tamu undangan dan masyarakat luas. “Kegiatan melombakan kesenian dan kebudayaan dari mahasiswa asing yang kuliah di sebanyak 40 perguruan tinggi dan politeknik afiliasi,” katanya.

Share

Read more...